Skip to main content

Posts

Featured

Pamit

Kepada malam yang semakin sunyi, Kepada waktu yang tak pernah berhenti. Apa kabar, kamu? Apakah rindu yang ku ceritakan pada angin berhembus ke dalam dinding hatimu? Apakah ucapan selamat pagi yang ku tuliskan di indah cerahnya langit pagi ini, terbaca oleh mu? Apakah tiap doa yang ku titipkan pada Tuhan, telah kau terima dengan selamat sentausa? Apa kabar, kamu? Kabarku? Hari ku baik, hari ku penuh! Penuh dengan untaian rindu akan gelak tawa mu, Penuh dengan bayang senyum mu yang membentuk simpul indah di ujung pipi mu, Penuh dengan kamu yang menyita tiap detik waktuku, haaahhh, biarkan aku menghela nafas sejenak. Iya aku tau, Aku tau, salah ku yang menunggu Salah ku yang memilih tinggal dan tak berlalu Salahku yang memohon agar waktu membantuku berlari mengejar mu Dan dalam harapku, kelak kamu akan kembali mengisi ruang hatiku yang kamu tinggalkan tempo hari.. Namun.. kurasa kini, waktu telah menggenggam hatiku.. Mengajakku untuk be...

Latest posts

dia, Aksara Bumi - sebuah prolog

my scary twenty

Biru

Sepasang Sepatu